Perbedaan Distro Linux Debian VS Devuan
Perbedaan Distro Linux Debian VS Devuan

Perdebatan systemd, sysvinit, dan OpenRC sudah terjadi beberapa tahun yang lalu, dan juga terjadi pada distro linux debian ketika mereka akan memutuskan untuk tetap dengan sysvinit atau beralih sepenuhnya ke systemd. Dan diketahui pada akhirnya Debian memilih untuk menggunakan systemd sebagai init system mereka mulai dari Debian 8. Dan yang kontra dengan keputusan itu, mereka membuat distro linux Devuan tanpa systemd. Dan kita akan coba menari bagaimana perbedaan Distro Linux Debian VS Devuan.

Daftar Isi

 

Distro Debian adalah distribusi linux yang sudah lama ada, terkenal dengan kestabilannya dan menjadi induk dari banyak varian Linux yang ada seperti Ubuntu dan Devuan. Sedangakan distro devuan baru dipublikasikan pada 25 Mei 2017. Saya saat ini menggunakan Devuan 3 beowulf sebagai sistem utama.

debian vs devuan

Kembali ke init sistem, bagi pengguna umum sebenarnya tidak perduli menggunakan init yang mana. Entah itu systemd atau sysvinit, yang penting bisa berjalan normal dan stabil. Artinya tidak terlalu banyak pengaruhnya kecuali mempelajari perintah baru. Ya, ada perbedaan perintah antara systemd dan sysvinit.

Baik, kita akan lebih fokus kepada perbedaan debian vs linux saja, mungkin tentang perbedaan systemd atau bukan akan dibahas pada halaman lain.

Rilis GNU/Linux Devuan Distro

Dengan diambilnya keputusan untuk menggunakan systemd sebagai ini sistem pada Debian 8, melahirkan pecah kongsi pada developer debian dan juga sebagian pengguna debian yang tidak setuju dengan keputusan ini. Pada pengembang yang kontra memutuskan untuk membuat distro turunan debian yang tanpa systemd. Mereka memberi nama Devuan dan dirilis pada bulan Mei 2017.

Tim developer Devuan memberikan penamaan yang diambil dari nama-nama planet minor kecuali rilis pertama tetap menggunakan nama Jessie. Rilis kedua bernama ASCII pada 9 Juni 2018 dan ASCII 2.1 pada 21 November 2019. Denga pilihan desktop Cinnamon, XFCE, KDE, LXQt, dan MATE sementara yang lainnya tersedia direpository. Pada rilis 2.1 ini pengguna diberikan pilihan install init OpenRC atau sysvinit.

Perbedaan Informasi Keseluruhan

Secara keseluruhan informasi tidak ada perbedaan yang banyak dari level pengguna, karena devuan adalah debian tanpa systemd. Untuk paket aplikasi semuanya dari debian dengan penyesuaian agar tetap berjalan pada sysvinit atau OpenRC.

Keduanya adalah distro universal atau dasar, setelah menginstall maka perlu tau apa yang seharusnya dilakukan. Perbedaan yang terasa adalah devuan lebih cepat dibandingkan debian dan kinerja yang lebih baik, meski memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dari debian. Tapi ini idel untuk keperluan khusus.

Debian menggunakan Gnome sebagai default DE, dan Devuan menggunakan XFCE. Gnome Debian pada Live CD memiliki fungsi yang terbatas sedangkat Devuan dalam satu disk memiliki solusi desktop yang lengkap. Jika Anda terkoneksi dengan Internet maka itu tidak menjadi soalan.

Dokumentasi debian yang tanpa systemd sekarang hanya dapat digunakan pada Devuan. Devuan Jessie menginduk kepada Debian Jessie, Devuan ASCII menginduk ke Stretch, dan kenyataannya devuan selalu akan berada dibelakang debian, seperti distro lainnya yang menginduk kepada debian. Dan kabar baiknya adalah memiliki sistem yang tetap stabil.

Untuk server yang membutuhkan kestabilan tinggi Debian sangat tepat. Pada para programmer, server, dan linux user yang membenci systemd lebih cocok menggunakan Devuan, tapi membutuhkan dukungan dari Debian. Devuan akan bermasalah pada paket pihak ketiga karena tidak adanya systemd, misalnya installasi paket ISPConfig.

Debian memiliki organisasi besar untuk mengatasi bug, sementara fokus pada devuan adalah ujicoba paket yang tidak stabil, karena mereka tidak memiliki banyak tenaga kerja.

Devuan vs Debian: Perbedaan teknis

Perbedaan utama antara keduanya adalah init sistem. Debian memiliki 16 arsitektur sementara devuan hanya (baru) tersedia amd64, i386, dan ARM. Selebihnya Devuan hanya mengambil paket dari Debian sehingga ini mengesankan bahwa devuan hanya distro turunan debian, bukan base atau sistem universal. Dan selain itu banyak paket yang tidak bisa diinstall pada Devuan karena dependenci atau ketergantungan dengan systemd.

Kalau Anda tetap memaksakan untuk menginstall paket yang ketergantungan dengan systemd, maka akan mengakibatkan sistem tidak bekerja.

Kelebihan devuan adalah dapat mengubah init sistem, yang awalnya menggunakan sysvinit dan kini juga tersedia OpenRC. Pun memiliki kelemahan pada ketergantungan paket dengan systemd, masalah ini harus mereka selesaikan sendiri.

Keduanya sama-sama memberikan support selama 5 tahun karena mengikuti debian. Pada installer devuan menggunakan cara lama yaitu refracta dan juga debian-installer.

Untuk Kegunaan Khusus

Dari kedua distro ini, kita akan coba kelompokkan berdasarkan pekerjaan yang lebih cocok untuk distro yang mana.

Debian: Edukasi(Skolelinux), Multimedia Umum (VenenuX,AVLinux), Multimedia Audio (VenenuX,AVLinux), Multi Media Video (VenenuX,AVLinux), Game, game dan emulator (VenenuX,AVLinux), multimedia konsol (VenenuX,AVLinux), Network Penetrasi (kali), Network Security (kali), programming (Crunchbang,VenenuX,KANOTIX), programming web (Crunchbang,VenenuX,KANOTIX), programming java (Crunchbang,VenenuX,KANOTIX), dan pengguna tinggkat mahir. Yang didalam kurung adalah distro turunannya.

Devuan: Multimedia audio (EterTICs,Dynebolic), Elektronik, Engineering atau teknik, Programming, programming web, programming java, pengguna tingkat mahir.

Kesimpulan

Perbedaan antara distro Debian vs Devuan adalah devuan memiliki performa yang lebih cepat dari debian. Ringan dan dapat disesuaikan berdasarkan keinginan pengguna. Sekarang dapat mengubah init sistem antara sysvinit dan OpenRC, mungkin kedepan akan menggunakan OpenRC sebagai default karena alasan teknis.

Kelemahan pada Devuan adalah masih harus meload paket milik Debian, yang ini juga berarti menambah masalah baru bagi pengguna. Karena saat menginstall paket yang ketergantungan dengan systemd, maka sistem akan rusak.

Distro Debian OS yang universal dan dapat diinstall pada hampir seluruh perangkat yang ada yang memiliki CPU dan GPU. Sementara Devuan baru hanya bisa diinstall pada arsitektur x86 dan x64 juga ARM.

Kalau Anda adalah hacker yang ingin berkembang, Devuan lebih cocok dengan Anda karena dapat menyempurnakan program tanpa systemd. Karena dekat dengan debian selain Kali Linux.

Untuk pengguna normal yang ingin meningkatkan kemampuan lebih lanjut belajar linux, gunakan Devuan sebagai alternatif dari Debian.

Dan kalau Anda ingin menjalankan program khusus, sebaiknya tetap menggunakan Debian karena ketergantungan terhadap systemd.

Daftar Distro Linux tanpa systemd WikiPedia