Distro Linux Paling Stabil dan Ringan Bisa PC Lama
Distro Linux Paling Stabil dan Ringan Bisa PC Lama

Daftar Isi

 

Memilih distro linux paling stabil tidak sulit saat ini, sudah banyak sekali distro linux yang diracik untuk dapat digunakan pada komputer modern maupun komputer lama. Jadi jangan takut tidak bisa menggunakan sistem operasi ini, karena ada banyak pilihan berikut ini sebagai referensi Anda.

Adapun pilihan distribusi linux yang disebutkan nanti, mungkin ada yang cocok dengan hardware yang Anda miliki, mungkin juga tidak. Dan distro linux paling stabil dan ringan bukan hanya yang sudah disebutkan ini. Masih banyak lagi yang lain yang mungkin belum banyak diketahui orang. Karena tidak terlalu terkenal, mungkin karena belum terlalu banyak penggunanya.

Berikut ini akan saya buat dua kelompok, yaitu kelompok pertama kumpulan distro linux paling stabil, dan berikutnya distro linux ringan. Karena yang stabil belum tentu ringan.

Distro Linux Paling Stabil

Karena banyaknya pilihan distribusi linux, berbagai varian yang telah ada. Mereka ada yang berasal dari induk yang sama, tapi memiliki dukungan dan komponen yang berbeda. Misalnya Debian dengan Devuan. Devuan adalah cabang dari Debian tapi devuan tidak menggunakan systemd, yaitu menggunakan OpenRC, dan Sys-V init.

Debian

Distro Linux paling stabil pertama adalah Debian, meski mereka ada kekurangannya yaitu paket aplikasi tidak uptodate. Debian memastikan semua paket yang dirilis pada repository merupakan versi stabil, meskipun harus rela untuk ketinggalan.

Kadang kala pengguna debian harus mengunggu hingga dua tahun agar bisa menikmati software versi diatasnya. Karena alasan stabilitas sistem.

Debian juga termasuk distro tua, yang menjadi banyak induk dari distribusi terkenal seperti ubuntu

Untuk bisa menjalankan sistem debian dengan baik, membutuhkan komputer dengan spesifikasi minimal

Install Type 	RAM (minimum) 	RAM (recommended) 	Hard Drive
No desktop 	128 megabytes 	512 megabytes 	2 gigabytes
With Desktop 	256 megabytes 	1 gigabyte 	10 gigabytes

Dengan melihat kebutuhan minimal, Debian juga termasuk sebagai Distro Ringan karena bisa dijalankan pada komputer berspesifikasi rendah.

Arch Linux

Meskipun Arch Linux tidak direkomendasikan untuk pengguna baru yang baru belajar linux, Tapi untuk Anda yang menginginkan sistem dengan paket terkini Arch Linux pilihannya. Tidak direkomendasikan pemula karena saat install tidak menyertakan Desktop Environment, tapi keuntungannya kita bisa memilih apa yang kita sukai. Sistem Operasi Arch Linux kita bisa memilih komponen mana yang akan diinstall dan tidak diinstall.

Untuk menginstall Arch Linux, minimal menggunakan prosesor arsitektur 64Bit (x86_64), dengan menyesuaikan desktop environment yang digunakan sebagai berikut

  • GNOME & Unity: RAM 1.5GB | Harddisk 15GB
  • KDE & Qt Based: RAM 2GB | Harddisk 20GB
  • LXDE/XFCE - Light Weight: RAM 500MB | Harddisk 10GB
  • WindowManager: RAM 256MB | Harddisk 10GB

Dengan melihat minimum sistem yang dibutuhkan untuk menjalankan Arch Linux, tampaknya PC Lawas tidak bisa, sebab komputer lawas belum 64bit. Tapi tenang untuk PC Lawas masih banyak pilihan...?️

OpenSUSE

Novell, awalnya merilis SUSE Linux versi reguler. Tapi sekarang mereka tidak lagi dan lebih fokus pada pengembangan SUSE Linux Enterprise. Kemudian komunitas yang masih cinta tetap ingin menggunakan SUSE, mereka mengembangkan OpenSUSE yang menggunakan kode pada SUSE Linux Enterprise. OpenSUSE memiliki banyak pilihan DE

Persayatan minimum OpenSUSE adalah

  • Pentium 4 1.6GHz disarankan 2.4GHz, Lebih disarankan menggunakan Intel64 dan AMD64.
  • RAM minimal 1GB disarankan minimal 4GB
  • Harddisk minimal 10GB, untuk grafis minimal 30GB.
  • VGA dan SoundCard modern minimal beresolusi 1024x768 pixel.
  • Menggunakan DVD atau USB untuk Installasi

FEDORA

Inilah distribusi yang disukai oleh pencipta kernel linux, Linuz Trovalds. Fedora merupakan turunan dari RedHat, memiliki banyak komunitas yang setiap saat akan membantu kita disaat ada masalah saat menggunakan OS ini.

Menggunakan Fedora sangat mudah, paket software yang selalu up to date dan menawarkan beragam fitur kekinian. Mereka ini didukung oleh perusahaan RedHat, sistem linux paling stabil dan mudah.

Minimum sistem untuk Fedora adalah Prosesor 2GHz, RAM minimal 1GB (2GB), dan harddisk 35GB.

Ubuntu

Sistem Ubuntu adalah distro linux paling stabil lainnya, Ubuntu turunan dari Debian yang juga terkenal dengan kestabilannya. OS ini juga ramah terhadap pengguna baru, installasi yang cepat hanya 15 sampai 25 menit sudah selesai beserta aplikasi didalamnya. Memiliki repository sendiri dan dapat juga mengambil repository dari Debian. Meski Ubuntu turunan dari Debian, mereka tidak ketinggalan dalam hal paket tetap yang terbaru.

Meski Ubuntu merupakan turunan dari Debian, Ubuntu juga telah menjadi induk dari beberapa distro terkenal lainnya seperti Deepin, Elementary OS, Kubuntu, Lubuntu, dan Linux Mint. Hadir dengan pilihan varian desktop environment beragam. Tersedia dukungan pendek 6 bulan sekali dan juga LTS (Long Term Support) setiap duatahun

Linux Mint

Selain stabil dan kuat, Linux Mint juga menjadi yang direkomendasikan untuk pemula selain ubuntu. Tampilannya mirip windows, mungkin ini juga menjadi daya tariknya.

Menggunakan Linux Mint juga bisa mengambil source dari Ubuntu, karena merupakan turunannya. Sudah dilengkapi denga plugin, multimedia codec, dan player pendukung lainnya. Pilihan desktop umumnya seperti yang lain, Cinnamon, KDE, XFCE, dan GNome.

Linux Mint dapat berjalan dengan RAM 512MB, tapi disarankan untuk menggunakan RAM 2GB hingga 4GB demi kenyamanan sendiri. Juga membutuhkan ruang harddisk minimal 9GB dari yang disarankan sebesar 25GB.

Distro Linux Ringan

Debian hingga saat ini masih bisa dijalankan untuk komputer lawas, tapi tidak bisa jika Anda ingin menggunakan desktop Gnome. Pilihan lain untuk distro linux ringan adalah

SparkyLinux

Sparky memiliki tampilan yang indah dan sederhana merupaka linux yang ringan, dan bisa digunakan untuk komputer jadul. Jadi PC Lawas Anda akan tetap bisa digunakan untuk keperluan tertentu dengan Sparky Linux.

Spesifikasi minimal

  • CPU i486 / amd64
  • 256MB RAM – LXDE, e17, Openbox, GameOver
  • 384MB RAM – MATE, Razor-Qt
  • 128MB RAM – CLI Edition
  • 512MB SWAP
  • 5GB – 10GB recommended
  • 20GB – 30GB recommended (GameOver)
  • 2GB of hard drive or flash USB stick for installation (CLI edition)

Saya tidak tau apakah sekarang komputer i486 masih bisa ditemui, mungkin ada beberapa saja yang masih berjalan normal. Saya dirumah cuma punya RAMnya saja. Komputer sejadul itu masih bisa untuk menjalankan sparkyLinux pada varian CLI Edition.

PuppyLinux

PuppyLinux selain distro yang ringan, dia juga memiliki ukuran yang sangat kecil dari umumnya distro. PuppyLinux sering digunakan untuk rescue sistem yang bermasalah, didalamnya sudah pre-install software AbiWord dan GNumeric. Hanya membutuhkan RAM 256MB sudah bisa bekerja dengan baik pada GUI.

AntiX Linux

Kalau masih memiliki komputer lama, jangan dibuang. Mungkin masih bisa dimanfaatkan menggunakan AntiX Linux. Dengan file iso hanya 700MB

Minimum Hardware

  • RAM: 256 MB of RAM
  • CPU: PIII systems
  • Disk space: 5 GB of drive space

Kesimpulan

Memilih Distro Linux Paling Stabil sangat penting untuk kedepannya, karena linux stabil akan memberikan kenyamanan bagi penggunanaya. Kita tidak terus-menerus direpotkan dengan masalah pada sistem operasi, dan dapat fokus bekerja. Daftar linux diatas bukanlah satu-satunya tapi masih banyak lagi yang bisa menjadi pilihant terbaik Anda. Kami memilih berdasarkan pengguna dan komunitas terbanyak dan aktif.

Memiliki komputer lama, tapi mesih tetap bisa kita gunakan untuk keperluan lain. Ada puluhan distro yang ringan dan cocok untuk komputer lama. Kami memilih 3 distribusi yang paling sering mendapat ulasan baik. Sebab kita tidak ingin selalu merkutat dengan sistem yang tidak stabil, kecuali Anda adalah pengembang sistem operasi.