Skip to main content

GUI IDE Pengembang Bahasa Pemrograman Python

gui ide bahasa pemrograman python

Banyak tulisan disini yang membahas bahasa pemrograman python pada prakteknya menggunakan terminal (command). Bagaimana jika kita mencoba menggunakan GUI IDE untuk pengembang bahasa pemrograman python kali ini. Beberapa IDE yang kami temukan memiliki fitur GUI Wysiwyg dan bisa drag and drop untuk membuat aplikasi desktop (aplikasi gui python). Ternyata banyak juga pilihan yang tersedia, dan dari semua pilihan itu ada yang dibuat khusus untuk develop program tertentu. Maka tidak atau kurang pas kalau digunakan untuk mendevelop GTK menggunakan Qt-Designer.

Pemilihan IDE yang tepat akan membantu dalam pembuatan program lebih efisien, karena alat yang digunakan terinegrasi dengan baik. IDE ini akan diperlukan suatu saat ketika pengembang bahasa pemrograman python membuat project besar, untuk membantu debugging dan syntax highlighting.

Disclaimer: Daftar GUI IDE ini bukanlah berdasarkan dari yang terbaik atau tidak. Daftar GUI IDE di bawah ini tidak berurutan ratingnya. Karena beda IDE berbeda juga kegunaan fungsinya.

Back to top

1) Glade GTK+

Glade adalah tool atau alat RAD untuk membantu dalam pengembangan bahasa python menjadi lebih cepat dan mudah untuk toolkit GTK. Misalnya Anda membuat aplikasi dengan library PyGTK lebih cocok menggunakan Glade. Bekerja baik dalam lingkungan Desktop GNome.

Interface yang didesain menggunakan Glade disimpan dalam format XML, dan dibuat dalam object GtkBuilder GTK. Yang membuatnya dinamis dan dapat digunakan dalam bahasa pemrograman C, C++, C#, Java, Python, Perl, dan lainnya.

Software ini dibawah lisensi Free Software dan dapat bekerja multiplaftorm. Untuk pengguna linux debian dan variannya bisa langsung install sudo apt-get install glade dan untuk windows juga Mac, Anda dapat mengunduhnya di https://glade.gnome.org/

Back to top

2) Quickly

Ini berfokus pada alat-alat berikut untuk membuat proses pengembangan aplikasi Anda lebih mudah:

  • Python
  • Glade
  • GTK+
  • PyGObject
  • Bazaar
  • Winpdb

Beberapa alat ini, seperti Python, GTK +, PyGObject dan Glade, hampir di mana-mana dengan pengembangan aplikasi Linux. Aplikasi yang dikembangkan dengan ini dapat dengan mudah porting ke distribusi Linux lainnya, jika kemasan dilakukan untuk sistem masing-masing. Python adalah salah satu dari sedikit bahasa pemrograman yang menjadi sangat populer untuk semua jenis aplikasi dan jika Anda belum tahu cara bekerja dengannya, Anda harus mempelajari caranya, karena Anda lebih mungkin menjumpainya untuk beberapa lainnya. tujuan karena banyak komponen penting Ubuntu dibuat dengan Python sendiri. Ubuntu juga memaparkan banyak API dan pustaka penting di Python untuk digunakan para pengembang, jadi masuk akal untuk bekerja di Python agar pekerjaan ini lebih mudah.

Bazaar, di sisi lain, adalah sistem kontrol revisi yang cukup kuat. Karena ini juga digunakan oleh Canonical untuk pengembangan Ubuntu, integrasi yang lebih mudah dengan ekosistemnya jelas merupakan salah satu kelebihannya. Walaupun tentu saja bukan yang paling populer, ini digunakan oleh banyak pengembang karena kemampuannya yang terdistribusi dan integrasi Launchpad.

Untuk lebih jelasnya bisa dibaca dihalaman resmi https://wiki.ubuntu.com/Quickly

Back to top

3) Qt Designer

PyQt hadir dengan Qt-Designer, yang merupakan editor GUI grafis yang cukup rapi, jika Anda ingin menulis aplikasi Anda dengan kerangka kerja Qt.

Qt Creator IDE untuk Qt mendesain widget dan inegrasi juga dengan Qt Quick untuk membuat aplikasi ringan dan lancar, juga bisa untuk aplikasi yang dijalankan pada layar sentuh seperti tablet dan smartphone. Memiliki debugger dalam bentuk visual dan juga layout GUI

Untuk menggunakan ini Anda perlu menginstall PyQt, python, dan Qt Designer. Jika tidak memilikinya Anda dapat menginstall Designer dengan

sudo apt-get install qttools5-dev-tools
sudo apt-get install qttools5-dev
Back to top

4) SharpDevelop

sharpdevelop

SharpDevelop adalah untuk mengembangkan aplikasi berdasarkan .Net Framework. Itu mendukung IronPython dan memiliki desainer GUI untuk WinForm, Silverlight, Aplikasi WPF. Sementara Visual Studio juga memiliki berbagai desainer GUI untuk IronPython, namun tidak memiliki GUI untuk WinForm.

Back to top

5) Jupyter IDE

Jika Anda bekerja dalam bidang data science mungkin lebih cocok menggunakan jupyter. Ini adalah alat editor berbasis web, dapat membuat dukomen, persamaan, visual, dan teks.

Untuk menginstall jupyter memang agak sedikit sulit, tapi akan membantu pengembang lebih lancar dan interaktif.

Back to top

6) Eclipse dengan PyDev

eclipse

Tidak ada yang tidak mengetahui Eclipse saat ini, terutama programmer java. Ada banyak plugin yang tersedia termasuk python yang bernama PyDev.

Back to top

7) Pilihan Lain

Jika dirasa kurang familiar dengan IDE di atas, mungkin bisa menggunakan IDE berikut ini tanpa GUI Designer. Namun tetap berguna untuk membantu pengembangan program python Anda.

  1. VCode Studio / Visual Code Studio

    Visual Studio Code buatan microsoft ini mungkin bisa menjadi pertimbangan dalam membuat program python Anda. Adan fitur penyorotan syntax dan autocomplete. Berguna untuk membangun proyek python sekala kecil. Meski pembuatnya mengklaim sangat cepat dan ringan, nyatanya tidak demikian.

  2. Spyder

    IDE hebat untuk digunakan mengembangkan aplikasi python, fiturnya juga bisa diperluas dengan menggunakan API dan Plugin, selain itu ada juga fitur untuk analisis kode, autocomplete, dan pengeditan lanjutan, serta debugging.

  3. Rodeo

    Ini adalah IDE yang lebih banyak digunakan oleh pengembang python dalam machine learning atau proyek data science lainnya. fitur lebih kurang banyak digunakan oleh IDE lainnya yang lebih ringan dan intuitif.

  4. Eric

    Eric merupakan IDE untuk Ruby dan Python yang dibuat dengan bahasa Python itu sendiri. Antarmuka Eric dibuat dengan menggunakan Qt framework dengan memanfaatkan Scintilla sebagai komponen source code editing-nya.

    Fitur-fitur Eric tidak jauh berbeda dengan IDE lain seperti autocompletion, syntax highlighting, vcs, dll. Eric juga memiliki fitur Icon Editor dan Qt form preview yang berguna jika kita mengembangkan aplikasi GUI dengan Qt.

Back to top

8) Penutup

Dari sekian banyak IDE yang ada, manakah IDE terbaik menurut Anda?

Back to top