Skip to main content

Belajar Kivy Membuat Aplikasi GUI Pertama

belajar kivy membuat aplikasi gui pertama

Kivy adalah library python yang sifatnya multi cross platform maksudnya adalah dapat dieksekusi pada sistem operasi Linux, Windows, OS X, Android, iOS, dan Raspberry Pi hanya dengan satu kode yang sama pada semua platform. Kita akan mulai belajar Kivy dari awal di sini, dari cara menginstall dan membuat aplikasinya, yang paling sederhana dulu ya. Untuk memahami bagaimana cara kerjanya. Setelah itu bisa dikembangkan lebih jauh lagi.

Belajar Kivy sangat menyenangkan dan cukup mudah dipahami oleh programmer pemula seperti saya. Asalkan kita sudah belajar python dasar dulu rasanya itu sudah cukup. Sambil belajar Kivy juga diberbarengan dengan belajar python lebih ekspert lagi supa skillnya makin jago.

Back to top

1) Belajar Kivy: Perkenalan

Membuat aplikasi Kivy adalah menyenangkan dan tentu bermanfaat, karena bisa dijalankan pada banyak platfom sekaligus hanya dengan satu kode program. Halaman ini membahas tentang belajar Kivy dari awal yang menjadi pondasi untuk melangkah menjadi pengembang aplikasi dengan Kivy selanjutnya. Cukup dengan pengetahuan dasar tentang python untuk bisa mengikuti praktis yang ada dihalaman ini.

Dengan mempelajari Kivy sekarang, Anda bisa membuat aplikasi yang dapat dijalankan pada

  • Komputer (OS X, Linux, dan Windows)
  • Perangkat I OS (iPad dan iPhone)
  • Perangkat Android (Tablet dan Ponsel)
  • Perangkat homebrew profesional yang mendukung sentuhan layar TUIO

Kelebihan yang dimiliki Kivy:

  1. Satu kode untuk semua perangkat
  2. Mendukung beragam input dan juga multitouch
  3. Menggunakan OpenGL ES toolkit untuk mendukung modern graphic engine
  4. Menggunakan Python

Halaman ini merupakan bagian dari belajar Kivy dasar, untuk lebih lanjut akan dibuatkan tutorial lainnya kemudian hari. Pada tahap ini kita akan mempersiapkan kebutuhan dasar untuk bekerja dilingkungan Kivy. Rasanya saya lebih suka untuk memperdalam pengetahuan mengenai kivy ini dari pada yang lainnya.

Back to top

2) Cara Install Kivy

Untuk menginstall Kivy pada virtualenv tapi sangat direkomendasikan, agar tidak mempengaruhi proyek python lainnya. Jadi setiap kali kita membuat proyek baru sebaiknya membuatkan virtualenv untuk masing-masing proyek. Karena ada library yang membutuhkan versi tertentu pada proyek lain. Misalnya saya membuat aplikasi GUI dengan PyForms yang membutuhkan opencv versi 3.4.5.20 sedangkan yang terinstall pada system adalah versi 3.4.9.33, jadi harus didowngrade dulu. Downgrade opencv ini pasti berpengaruh pada proyek python lainnya yang membutuhkan opencv versi 3.4.9.33. Itulah mengapa direkomendasikan menggunakan virtualenv pada setiap proyek python yang dibuat.

Pertama kali tentu saja membuat virtualenv, seharusnya pada tahap ini Anda semua sudah tau cara membuatnya. Atau kalau ada yang lupa caranya cukup mudah saja, ketik perintah python3 -m venv env buatlah didalam folder khusus ya. Kemudian aktifkan dengan cara source env/bin/activate, env nama direktori yang tentu saja bisa Anda buat sesuai dengan selera.

Saya menggunakan OS Linux Devuan, untuk cara install pada OS lainnya bisa melihat di https://kivy.org/doc/stable/gettingstarted/installation.html.

Sebelum install, ada baiknya untuk mengupgrade pip dan setuptool juga menginstall wheel. Karena saya langsung install library ini tanpa mengupgrade pip dan setuptool ternyata ada error.

  1. Upgrade PIP dan SETUPTOOLS pip3 install --upgrade pip setuptools
  2. Install Kivy pip3 install kivy

Semudah itu saja menginstall Kivy, jika tidak ada error berarti pustaka ini sudah berhasil diinstall pada virtualenv kita. Kalau error coba untuk memasang pustaka ini melalui IDE yang kita gunakan misalnya lewat terminalnya Visual Code Studio atau PyCharm.

Back to top

3) Membuat Aplikasi Kivy

Saya sangat menyukai pustaka ini, sebab untuk membuat aplikasi pertama tidak memerlukan banyak baris kode, tidak seperti PyQT, PyGTK, wxPython, ada lebih dari 4 baris kode hanya untuk membuat satu window saja. Membuat aplikasi yang hanya menampilkan jendela saja pada kivy hanya perlu menulis 6 baris kode, hampir sama seperti Tkinter meski masih lebih banyak dibandingkan dengan pustaka PyWebView yang cukup 3 baris sudah bisa membuka jendela.

Ok sekarang kita coba untuk membuat aplikasi yang hanya berisi tidak ada isinya, alias hanya jendela saja.

Saya membuat file bernama belajar.py dan menuliskan kode berikut

from kivy.app import App
from kivy.uix.button import Button

class TestKivy(App):
    def build(self):
        return Button(text='Hello edikartono.com')

TestKivy().run()

Kode program ini tidak ada property dan juga tentu saja tidak ada fungsi untuk melakukan sesuatu.

belajar kivy membuat aplikasi gui pertama
Back to top

4) Kesimpulan

Belajar kivy terbukti sangat menyenangkan dan mudah, kita bisa membuat aplikasi yang bisa dijalankan pada banyak platform hanya dengan satu kode program saja. Tentu akan memudahkan bagi pengembang software yang menginginkan agar softwarenya bisa dieksekusi pada banyak perangkat. Prakits dan cepat.

Back to top