Belajar Otodidak Pemrograman Python Kursus Online
Belajar Otodidak Pemrograman Python Kursus Online

Belajar Otodidak Pemrograman Python Persiapan Masa Depan

Daftar Isi

 

Halo teman-teman, yang masih rajin belajar pemrograman python atau yang lagi mau memulai belajar otodidak pemrograman python. Anda semua bersama saya belajar bareng diblog ini. Yang bingung harus mulai dari mana, tenang saja. Saya akan membuat ringkasan tahap awal belajar pemrograman python.

Kita sekarang berada diera yang informasi apapun sangat mudah didapat. Jadi tidak ada alasan kesulitan lagi belajar bahasa python, seperti jaman 10 tahun yang lalu. Media belajar saat ini tinggal pilih saja mana yang paling disukai. Yang biasa saya lakukan saat adalah mengandalkan dua website yang sangat sudah kita semua kenal yaitu youtube dan google.

Bedanya belajar otodidak alias belajar sendiri non-formal adalah: Belajar tidak beraturan, yes ini adalah problem pertama. Sebab tanpa kita mengetahui urutan mana yang lebih dulu harus dipelajari. Yang seharusnya dipelajari diawal malah kadang baru menemukannya ditengah proses. Sebab itu tulisan ini dibuat agar kita semua belajar otodidak yang terarah sesuai dengan urutan dan prosesnya.

Apa itu Bahasa Pyhton

Bila saja ada yang masih abu-abu tentang python, kita bahas sedikit disini. Python itu bahasa pemrograman yang paling mudah dipelajari (menurut banyak orang) apalagi bila sebelumnya sudah pernah belajar bahasa pemrograman lain. Yang menciptakan Bahasa Python adalah orang Belanda bernama Guido van Rossum

Python tidak dibuat untuk satu jenis pemrograman saja, seperti Bahasa PHP misalnya yang hanya dibuat untuk membangun website. Jika saya ditanya bahasa apa yang digunakan membuat website, pasti menjawab PHP (itu dulu), tapi tidak sekarang. Jika pertanyaan itu diulangi lagi maka saya bisa menjawab boleh PHP dan juga Python dengan Django Framework atau Flask Framework. Yes...! python bisa juga untuk membuat website sebagai back end dan front end menggunakan framework django.

Lebih banyak lagi kegunaan bahasa python, diantaranya untuk membuat program CLI, Aplikasi Python GUI (Desktop), Game, Aplikasi Mobile, Web, Membuat program Hacking, dan lebih banyak lagi.

Python memiliki masa depan yang lebih cerah berdasarkan data saat ini, semakin banyak yang belajar bahasa python untuk keperluan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence yang didalamnya termasuk Machine Learning.

Persiapan Belajar Python

Sebelum mulai belajar bahasa pemrograman python, persiapkan cemilan (Optional) dan waktu ?️, yang pasti waktu belajar ya.... Ok sekarang lebih serius nih...

Alat

  1. Python: Karena python versi 2.7 sudah berakhir masa dukungannya tahun ini (2020), maka kita tidak perlu lagi belajar python versi 2.7. Yang harus dipelajari adalah python versi 3.8 atau selain itu yang penting versi 3 ke atas.
  2. Teks Editor/IDE Ini software yang kita gunakan untuk menulis kode python. Boleh apa saja teks editor yang Anda sukai. Notepad, PyCharm, Visual Code Studio(VCode), gedit, medit, mousepad, BlueFish dan lainnya juga boleh terserah selera masing-masing. Saya pribadi sering dan lebih suka menggunakan VCode, Mousepad, dan Gedit.

Cara Install Python

Terus terang, saya tidak menggunakan Windows tapi saya menggunakan GNU/Linux Devuan. Jadi untuk install python diwindows mungkin seperti cara install software lainnya. Unduh diwebsite resmi python.org dan sesuaikan dengan sistem operasi Anda semua.

Untuk di Linux sendiri sudah ada python yang terinstall, tapi itu kebanyakan versi 2.7. tapi beberapa distro terbaru sudah default menggunakan python3 versi 3.6 seperti ubuntu 16.10. Kalau belum ada, maka perlu menginstall python versi 3 yang tersedia direpository linux Anda tapi mungkin versinya bukan yang terbaru 3.8. Kalau mau install versi terbaru bisa diunduh saja di python.org

Untuk melihat versi python yang sudah terinstall ketik di terminal python --version atau python3 --version untuk yang versi 3. Kalau tidak muncul apa-apa mungkin belum terinstall.

Cara Install Python di Linux (Basis Debian)

  1. apt-get update mengupdate daftar paket yang terbaru dari repo. Agar kita mendapatkan versi terbaru sesuai dengan Distro Linux yang digunakan.
  2. apt-get install python3 mulai menginstall python versi 3, ini di Linux yang saya gunakan.
  3. Di Ubuntu mulai dari 16.10 sudah default terinstall python3 3.6 Jadi kalau misalkan sudah cukup menggunakan versi 3.6 tidak perlu lagi menginstall python3. Atau Anda tetap bisa mengupgrade ke versi terbaru.
  4. Linux Mint dan Ubuntu versi 16.04 kebawah. add-apt-repository ppa:deadsnakes/ppa menambahkan PPA Repository, apt-get update memperbarui daftar paket, apt-get install python3.6 untuk menginstall python 3.6 atau Anda bisa install versi yang lainnya.
  5. Fedora sudah terinstall python versi 3 atau kalau belum ada untuk menginstall cara sudo dnf install python3
  6. Devuan caranya sama apt-get update lalu apt-get install python3.
    $ lsb_release -a
    No LSB modules are available.
    Distributor ID:	Debian
    Description:	Devuan GNU/Linux 3 (beowulf)
    Release:	3
    Codename:	beowulf
    

Ada yang bilang bahwa untuk yang baru belajar python, pelajari python versi 2 terlebih dahulu. Ya itu mungkin beberapa tahun yang lalu masih bisa dibenarkan, tapi karena python versi 2 sudah tidak disupport lagi maka menurut saya kita mulai belajar python versi 3 saja.

Mode Interaktif Python

Mode interaktif ini fasilitas yang memang telah disediakan oleh python, fungsinya tetap sama untuk menulis kode program yang kode programnya akan langsung dieksekusi. Berbeda jika menggunakan teks editor / IDE. Biasanya ada yang menyebutnya shell, Console, REPL (Real Eval Print Loop.

Untuk masuk mode interaktif caranya buka terminal lalu ketik python3 untuk masuk mode interaktif python3. Maka kita akan mendapatkan layar seperti ini

belajar pemrograman python

Setelah layar menampilkan tanda >>> itu menandakan sudah siap untuk menerima kode program. Dan percobaan pertama kita adalah membuat perintah print. Sperti ini print("Hai, apa kabar") tekan enter dan lihat apa yang terjadi...

Perintah langsung dieksekusi dan menampilkan isinya. Baca juga Buku Python

Belajar Otodidak Pemrograman Python

Sebaiknya belajar tidak hanya dari satu sumber saja, saya juga mengakui bahwa tulisan yang sudah dibuat diblog ini baru sebagian kecil. Ada baiknya juga untuk menambah pengetahuan kita memiliki banyak referensi belajar. Diantaranya yang banyak direkomendasikan:

  1. python.org Website resmi menjadi sumber terpercaya untuk mencari referensi dan informasi apapun yang berhubungan dengan python. Memiliki dokumentasi lengkap, dengan tutorial dasar dan topik lain dengan level lebih tinggi juga modul.
  2. Google Python Class Kursus online dari Google. Lebih cocok untuk yang sudah level menenga dan mahir. Banyak contoh praktis dan dengan penyampaian tutorial yang baik, tidak salah jika kita belajar juga di Google Python Class. Format belajar dipilih sesuai keingingan yang tersedia berupa ebook dan video. Juga ada latihan pada akhir tema.
  3. Code Academy disini tidak hanya python saja banyak bahasa lain dan tutorial lain tersedia. Anda bisa latihan langsung menulis kode program pada websitenya. Dan belajar mulai dasar, sintax, juga function.
  4. LearnPython.org Semua level bisa belajar disini dari pemula belajar dasar python dan Anda akan mendapat banyak keterampilan yang berhubungan dengan bahasa python.
  5. Tutorials Point Sama seperti yang lain, kita bisa belajar mulai dari dasar python hingga tingkat mahir. Kita juga akan diajarkan cara membuat aplikasi web, database, dan juga membuat game python.

Kesimpulan

Setelah kita melakukan persiapan awal untuk mulai belajar otodidak pemrograman python, Anda akan memilih media belajar yang paling disukai. Entah itu dari Youtube atau tanya Google, mungkin Anda juga akan tertarik untuk mengikuti kursus online dari yang sudah disebutkan tadi. Jadi belajar python lebih terarah dan ada tempat untuk konsultasi.

Apapun media dan metode yang Anda gunakan, haruslah bisa menghasilkan dan mendapatkan skill yang lebih baik dalam dunia pemrograman python. Karena bahasa pemrograman python ini sangat luas kegunaannya, maka kita tentukan dulu kemana arahnya. Ingin menjadi web developer, game developer, aplikasi android, atau data mining. Itu dari awal kita tentukan. Supaya lebih fokus.