Belajar Python Bagian 3: Block Indentasi
Belajar Python Bagian 3: Block Indentasi

Tulisan pertama di tahun baru 2021, dan kita akan tetap melanjutkan seri tutorial belajar python. Yang pada bagian ke 3 ini, kita akan belajar block indentasi pada python. Pada bahasa Python, penggunaan indentasi harus diperhatikan oleh programmer. Penggunaan spasi dan indentasi yang salah, akan menghasilkan prilaku program yang tidak terduga. Sering kali mendapatkan error saat penggunaannya tidak tepat.

Python menggunakan indentasi untuk mendefinisikan konstruksi kontrol dan loop, dan juga berperan penting untuk keterbacaan program. Maksudnya keterbacaan adalah kode program menjadi lebih rapih dan mudah dibaca. Kita akan dengan mudah mengetahui baris program tersebut adalah bagian dari block atau di luar block.

Selain dari penggunaan indentasi, python juga menggunakan colon atau titik dua (:) untuk memulai suatu block. Dan block pada python digunakan pada function, loop, dan if. Semua block pada python dimulai dengan titik dua (:) yang bagian block berada dalam indentasi seperti contoh berikut:

def funsi():	# Mendefinisikan function, perhatikan titik dua (:)
    a = 3		# Bagian dari block fungsi() karena menggunakan indentasi
    return a	# Ini juga masih bagian dari block fungsi()
print(fungsi())	# Bukan merupakan bagian dari fungsi(), karena tidak menggunakan indentasi

Contoh lain:

if f > b:		# block dimulai dari sini
    print(f)	# bagian dari if
else:			# else harus satu level dengan if
    print(b)	# bagian dari else

Block program juga dapat ditulis satu baris, tapi ini secara keterbacaan program bukan yang "good style".

if f > b : print(f)
else: print(b)

Dan akan menghasilkan baris yang sangat panjang apa bila satu block memiliki kode yang banyak. Dan juga tidak akan bekerja jika kalian membuatnya lebih dari satu baris seperti ini:

if x > y: y = z
    print(y)	                # IndentationError: unexpected indent

if x > y: while y != z: y -= 1 	# SyntaxError: invalid syntax

Untuk block kosong atau tidak ada konten dan mencegah munculnya IndentationError, gunakan pass yang ini merupakan perintah tidak melakukan apa-apa.

def fungsi_kosong():
    pass

Menggunakan Spasi Atau Tab?

Menurut panduan PEP 8, penulisan kode python lebih disukai menggunakan spasi. Dan selalu gunakan 4 spasi untuk indentasi. Meski begitu, menggunakan tab juga tetap memungkinkan.

Pada Python 3.x >, tidak bisa menggabungkan spasi dan tab pada satu block program. Kalau menggabungkan keduanya dalam satu block maka akan menghasilkan pesan Error Inconsistent indentation dan program tidak bekerja.

Pada Python 2.7 <, masih memungkinkan untuk menggunakan spasi dan tab pada satu block program, tapi ini sangat tidak dianjurkan. Sebab tab memiliki indentasi sebanyak 8 spasi, yang bisa saja menghasilkan bug pada program yang dibuat.

Kode editor yang memang disetel untuk membuat kode Python, biasanya secara otomatis akan membuat indentasi yang umumnya 4 spasi.

Akhir Kata

Beberapa kode editor memiliki konfigurasi yang dapat membuat indentasi otomatis, dan banyak juga editor yang memiliki fitur tab to space. Fitur ini mencegah programmer python dari kesalahan indentasi block program, yang oleh editor akan dikonversi dari karakter tab yang memiliki 8 spasi menjadi karakter spasi.

Jadi ketika menekan tombol tab, maka otomatis diubah menjadi 4 spasi.

Penggunaan indentasi pada Bahasa Python merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan oleh programmer. Karena di Python tidak menggunakan penutup untuk block program seperti bahasa lain yang menggunakan kurung {} untuk menandai block program. Symbol {} digunakan untuk keperluan lainnya.

Untuk menghindari error, maka gunakan kode editor yang sudah dikonfigurasi atau konfigurasi kode editor kalian agar mendukung pemrograman bahasa python.

Formulir Anda tidak dapat disimpan. Silakan coba lagi.
Anda berhasil berlangganan

Newsletter

Jadi yang pertama mendapatkan pembaruan artikel Python dan Django